Detail Alat TTG

Pengembangan Sensor AeroSense untuk Pengukuran Kualitas Udara di Bekasi

  • Tahun : 2023
  • Kategori : Inovasi TTG
  • Nama Pengusul : 1. YUYAMA 2. GANDY 3. JOHN AVON
  • Kab/Kota : KOTA BEKASI
  • Kecamatan : MEDAN SATRIA
  • Kelurahan : MEDAN SATRIA
  • Waktu Penerapan : 2023-02-01
  • Abstrak/Ringkasan Proposal : <p style="text-align: justify; ">    Lingkungan merupakan suatu bentuk fisik ruang yang di dalamnya terdapat komponenkomponen kesatuan antara semua benda dan keadaan yang saling berkesinambungan. Permasalahan lingkungan merupakan salah satu hal yang menjadi sorot perhatian bagi setiap komponen masyarakat. Sebagai contoh permasalahan lingkungan pada kualitas udara yang mempengaruhi mobilitas masyarakat meliputi suhu, kelembaban udara serta kandungan gas. </p><p style="text-align: justify; ">    Bekasi merupakan salah satu dari 10 kota di Indonesia yang masuk dalam kategori kota berpolusi dengan indeks kualitas udara di angka 180. Kualitas udara di kota ini memiliki konsentrasi Particulate Matter (PM) 2.5 pada angka 111.5 mikrogram per meter kubik atau 22,3 kali di atas nilai pedoman kualitas udara tahunan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Indeks udara yang buruk tersebut dikarenakan Bekasi merupakan kota industri. Dikutip dari KOMPAS.com bahwa fenomena polusi udara yang buruk terjadi karena pengerjaan proyek besar di sejumlah titik di Bekasi dan arus kendaraan yang keluar-masuk Jakarta-Bekasi pada jam berangkat dan pulang kerja merupakan faktor besar. </p><p style="text-align: justify; ">    Melalui permasalahan tersebut maka dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan alat sensor AeroSense untuk mendeteksi kandungan gas dalam udara termasuk suhu, kelembaban guna mencegah pencemaran udara lebih lanjut serta mengupayakan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Tidak hanya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat pada lingkungan tapi juga sebagai alat untuk memperingati masyarakat pada tempat - tempat yang memiliki indeks polusi udara yang tinggi. </p><p style="text-align: justify; ">    Alat ini dirancang dengan menggunakan kombinasi 3 sensor yaitu MQ135, MQ7 dan BME280, serta perpaduan 2 mikrokontroler yaitu Arduino sebagai tempat penyimpanan dan pemrosesan data, dan ESP8266 sebagai bantuan komunikasi antara jaringan internet dengan arduino.</p><p style="text-align: justify; "> Alat ini memiliki fungsi utama untuk mendeteksi kandungan gas di udara yaitu gas amonia, CO, CO2, benzena dan mengukur suhu, kelembaban, tekanan udara serta massa jenis udara sekitar. Tidak hanya memiliki keunggulan lebih dalam mengukur atau mendeteksi kandungan serta keadaan udara sekitar, alat ini memiliki kepraktisan dalam penggunaan karena bentuk data dan informasi yang disajikan di web dalam bentuk grafik dan data numerik yang gampang untuk dibaca oleh khalayak umum. </p><p style="text-align: justify; ">Rangkaian elektronika yang digunakan untuk menjalankan program serta perhitungan pada alat ini dinyalakan dengan hanya menggunakan port micro usb atau sebuah baterai. Bentuknya yang kecil memungkinkan alat ini untuk digunakan pada tempat-tempat yang crowded terutama dalam perkotaan demi mengukur kualitas udara sekitar. Disamping kegunaan diatas AeroSense memiliki keunggulan lain yaitu ramah lingkungan, lebih ekonomis dari alat pengukur pada umumnya, dan dapat digunakan sebagai kampanye ke masyarakat untuk lebih memperhatikan dampak polusi udara pada lingkungan sekitar. <br></p>
  • Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=igOVaPTuwEU