Detail Alat TTG

SiTumbuh: Aplikasi Terintegrasi Play Store untuk Transformasi Digital Gizi Kehamilan hingga Balita di Posyandu dan Puskesmas dalam Percepatan Penurunan Stunting

  • Tahun : 2026
  • Kategori : TTG Unggulan
  • Nama Pengusul : Michael Kurniawan Santosa, Abdullah Zikri
  • Kab/Kota : KOTA BEKASI
  • Kecamatan : MUSTIKAJAYA
  • Kelurahan : CIMUNING
  • Waktu Penerapan : 2026-04-08
  • Abstrak/Ringkasan Proposal : <p class="MsoNormal" style="margin-top:12.0pt;margin-right:0cm;margin-bottom: 12.0pt;margin-left:18.0pt;text-align:justify;line-height:150%"><span style="font-family:&quot;Times New Roman&quot;,serif;mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;">&nbsp; &nbsp;<i>Stunting </i>masih menjadi tantangan gizi paling serius di Indonesia, dengan prevalensi nasional mencapai 21,5% pada 2023, masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 14,2% pada 2029. Jawa Barat, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, turut menjadi salah satu dari enam provinsi dengan jumlah balita stunting terbanyak secara nasional, yakni sekitar 638.000 balita, informasi di sektor ini masih tertinggal dibandingkan negara-negara maju yang telah menerapkan sistem pemantauan tumbuh kembang berbasis digital. Metode yang digunakan adalah <i>Research and Development</i> (R&amp;D) dengan model pengembangan 4D (<i>Define, Design, Develop, Disseminate</i>) kemudian diuji melalui pendekatan fungsional <i>black-box testing</i> serta evaluasi ulasan pengguna di Google Play Store. Aplikasi ini telah dirilis secara resmi di Google Play Store dengan capaian ratusan unduhan dan memperoleh rating rata-rata 5,0 dari 5,0, mengintegrasikan standar kurva pertumbuhan WHO. Evaluasi pengguna menunjukkan tingkat kepuasan mencapai 95%, dengan 92% responden menilai fitur pencatatan lebih praktis dibandingkan metode manual, 94% menilai fitur edukasi meningkatkan pemahaman pencegahan stunting, dan 89%. Implikasi dari adopsi teknologi ini tidak hanya mempercepat intervensi stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), tetapi juga berkontribusi pada efisiensi anggaran belanja kesehatan daerah melalui pengurangan beban administratif pencatatan manual, sekaligus menjadi langkah awal Indonesia dalam mengejar ketertinggalan teknologi kesehatan digital dari negara-negara maju.</span><o:p></o:p></p><p> </p><p class="MsoNormal" style="margin-top:12.0pt;margin-right:0cm;margin-bottom: 12.0pt;margin-left:18.0pt;text-align:justify"><b><span style="font-family:&quot;Times New Roman&quot;,serif; mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;">Kata Kunci:</span></b><span style="font-family:&quot;Times New Roman&quot;,serif;mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;"> Posyandu, Aplikasi <i>Mobile</i>, Teknologi Kesehatan, Teknologi Tepat Guna</span><o:p></o:p></p>
  • Link Video : link sosialiasi program: https://drive.google.com/file/d/1rcZuQZvDBZqmKMRESR4IcV3lJsRnYvaa/view?usp=drivesdk