Detail Alat TTG
SADEWA (Sistem Alat Emisi & Warta Atmosfer)
- Tahun : 2026
- Kategori : Inovasi TTG
- Nama Pengusul : MUHAMMAD SADAD
- Kab/Kota : KOTA BEKASI
- Kecamatan : BEKASI TIMUR
- Kelurahan : MARGAHAYU
- Waktu Penerapan : 2026-05-01
- Abstrak/Ringkasan Proposal : <p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"><b><span lang="id" style="font-size:14.0pt">ABSTRAK<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal" style="text-align:justify"><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">Masalah keterbatasan dalam melakukan pemantauan suhu dan kualitas udara secara manual di </span><b style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">Bekasi</b><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;"> mengakibatkan kurangnya data yang akurat dan </span><i style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">real-time</i><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">. Diperlukan informasi yang lebih akurat dan terkini mengenai kondisi suhu dan kualitas udara di wilayah </span><b style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">Bekasi</b><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;"> guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik terkait kenyamanan lingkungan masyarakat kampus. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai pustaka seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan kualitas udara dan teknologi </span><i style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">Internet of Things</i><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;"> (IoT). Perancangan sistem meliputi pemilihan sensor MQ-135 untuk mendeteksi gas berbahaya dan sensor BME280 untuk mengukur suhu, kelembaban, tekanan udara, serta ketinggian (</span><i style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">altitude</i><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">). Prototipe alat dibangun dengan mengintegrasikan sensor-sensor tersebut dengan mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemroses dan pengirim data ke </span><i style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">cloud</i><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;"> server. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dan ditampilkan dalam bentuk grafik atau tabel untuk mengidentifikasi pola serta tren kualitas udara. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa alat mampu merekam data secara efisien dan akurat, serta berjalan normal selama 72 jam tanpa kendala. Implementasi ESP32 dan sensor MQ-135 ini berhasil memperluas pemanfaatan teknologi IoT dalam konteks perekaman data lingkungan secara dinamis di </span><b style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;">Bekasi</b><span style="font-size: 12pt; text-indent: 36pt;"> untuk analisis lebih lanjut.</span></p><p> </p><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"><b><span lang="id" style="font-size:12.0pt;line-height:150%">Keywords / Kata Kunci:</span></b><span lang="id" style="font-size:12.0pt;line-height:150%"> sensor MQ-135, sensor BME280, kualitas udara, ESP32, <b>Bekasi</b><o:p></o:p></span></p>
- Link Video : https://drive.google.com/file/d/1VaTcCVN8PsiMYp0oft1qyP-i-_uetWHk/view?usp=sharing
