Detail Alat TTG
Kids Milestone Monitoring (KiMiMon)
- Tahun : 2024
- Kategori : Inovasi TTG
- Nama Pengusul : Aidi Biddurillah, Muhammad Irfan Rasyid, Yunita
- Kab/Kota : KOTA BEKASI
- Kecamatan : BEKASI TIMUR
- Kelurahan : MARGAHAYU
- Waktu Penerapan : 2024-03-11
- Abstrak/Ringkasan Proposal : <p style="text-align: justify;"> <span style="font-size: 12pt; line-height: 17.12px; font-family: " times="" new="" roman",="" serif;"="">Stunting merupakan masalah gizi serius di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang dapat mengakibatkan dampak jangka panjang pada perkembangan anak. Meskipun prevalensinya menurun, stunting masih menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya penanggulangan gizi. Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan dan intervensi untuk mengatasi masalah ini, termasuk program pemberian tablet tambah darah, promosi ASI eksklusif, dan IMD. Namun, pengumpulan data yang masih manual sering menyebabkan kesalahan dan keterlambatan dalam pemantauan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, alat monitoring pertumbuhan dan perkembangan anak (KiMiMon) dikembangkan untuk memfasilitasi pengumpulan data secara digital dan real-time. </span><span times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 12pt;"="">Tujuan utama alat ini adalah untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara lebih efisien dan akurat. </span><span times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 16px;"="">Hasil dari aplikasi KiMinon ini dapat memprediksi status gizi pada anak balita yang dihitung menggunakan Formula Z, antara lain: kekurangan gizi (</span><i times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 16px;"="">undernutrition)</i><span times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 16px;"="">, gizi normal, dan kelebihan gizi (</span><i times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 16px;"="">overnutrition). </i><span times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 12pt;"="">Dengan digitalisasi pengimputan data, diharapkan dapat mengurangi kesalahan data dan meningkatkan aksesibilitas informasi bagi para kader posyandu dan orang tua. Bagi pemerintah, KiMiMon diharapkan dapat membantu mencapai target prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Bagi kader posyandu, alat ini akan mempermudah dalam memantau tumbuh kembang anak dan mengantisipasi masalah gizi lainnya. Sementara bagi orang tua, KiMiMon akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan yang sesuai dengan kebutuhan anak. </span><span times="" new="" roman",="" serif;="" font-size:="" 12pt;"="">Ruang lingkup penggunaan KiMiMon meliputi fasilitas kesehatan seperti posyandu, di mana kader dapat menggunakannya untuk memantau perkembangan anak, mengetahui status gizi, dan mendeteksi dini stunting di masyarakat. Dengan demikian, alat ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam upaya penanggulangan stunting di Indonesia.</span></p>
- Link Video : https://youtu.be/pFPdNwjq3QM?feature=shared
